Prof. Dr.-Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 (umur 81 tahun) adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga selama 1.4 tahun dan 2 bulan menjadi Wakil Presiden RI ke-7. Habibie merupakan keturunan antara orang Jawa (ibunya) dengan orang Makasar/Pare-Pare (ayahnya). Beliau adalah seorang Bapak Teknologi Indonesia yang mempunyai IQ 200. Beliau dinobatkan mempunyai IQ tertinggi manusia yang masih hidup sepanjang sejarah manusia.
Beliau merupakan cendekiawan muslim yang taat sekaligus reformis. Dalam menghadapi berbagai kesulitan, Pak Habibie tidak luput dari do’a dan sholat untuk mendapat petunjuk atau ilham dari Allah SWT meskipun memiliki kesibukan dan minimnya tempat ibadah sewaktu tinggal di Jerman.
Habibie juga aktif di organisasi pelajar dan mahasiswa. Ketika beliau menjabat sebagai ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Aachen, Jerman. Ada saja orang mencemooh dan memandang rendah dirinya, namun ia sabar dan membuktikan bahwa dia pantas mendapatkan amanah sebagai ketua PPI.
Sejak kecil beliau sangat tertarik mengenai pesawat dan mengambil langkah tegas berpegang teguh prinsip untuk mewujudkan cita-citanya yaitu membuat pesawat. Dan bukti nyata atas segala usaha agar cita-citanya terwujud yaitu membuat Pesawat N-250 Gatot Kaca.
Beliau bukan termasuk orang yang “Bagai kacang lupa kulitnya” karena beliau begitu mencintai tanah air bahkan rela meninggalkan kedudukan terpenting di Jerman dan pulang ke Indonesia untuk membangun Indonesia yang lebih maju.
Beliau juga termasuk pria yang sangat mencintai dan setia kepada istrinya Hasri Ainun Besari (almarhumah).
Beliau memotivasi saya untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya, berbenah diri menjadi yang lebih baik lagi apapun permasalahan yang saya hadapi. saya ingin menjadi sosok yang kuat, sabar, belajar lebih giat, dan berpegang teguh pada prinsip untuk membuktikan kepada semua orang bahwa saya mampu mewujudkan cita-cita meskipun dianggap sebelah mata. Beliau juga aktif berorganisasi. Semoga di perkuliahan saya bisa berorganisasi dan berperan penting di dalam organisasi kelak. Saya berharap menemukan pendamping hidup seperti bapak Habibie yang begitu mencintai dan setia kepada istrinya dunia dan akhirat.
"Jangan pernah berhenti mengejar yang kamu impikan meski yang di damba belum ada di depan mata."
"Keberhasilan bukanlah milik orang pintar keberhasilan adalah kepunyaan mereka yang senantiasa berusaha."

Timaaci adjiiii🤭😁
ReplyDelete